Sejarah

SEJARAH BERDIRINYA AKBID BAKTI UTAMA PATI Pendidikan pada hakekatnya merupakan proses kegiatan pembentukan manusia bermartabat, oleh sebab itu kebodohan dan keterbelakangan harus dicegah dan dihapuskan. Demi terlaksananya proses pembudayaan tersebut, disusunlah Sistem Pendidikan Nasional Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Untuk memenuhi tuntutan perkembangan zaman yang semakin menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya di bidang tenaga kesehatan, maka sejak tahun 2003 Yayasan Pratini Soedarsono Pati membuat permohonan rekomendasi penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati kepada Bupati Pati dengan No.440 /423. Pada tanggal 24 Juni 2003 Yayasan Pratini Soedarsono telah resmi berdiri. Menindaklanjuti keputusan tersebut di atas untuk mengadakan penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati gedung merupakan sarana fisik yang pertama. Penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati diselenggarakan di Jl. Ki Ageng selo No 15 Pati dengan luas tanah kira-kira 6.200 meter persegi dengan luas bangunan gedung kira-kira 1.250/m2. Langkah selanjutnya adalah permohonan rekomendasi rencana pendirian Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati kepada Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah dan pada bulan Januari 2005 Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah mengeluarkan ijin atas penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati. Proses perijinan yang sedemikian selektif, menuntut ketertiban, kelengkapan sarana dan prasarana, akhirnya pada bulan Juni 2005 diterbitkanlah Surat Ijin Penyelenggaraan Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati berdasarkan SK Mendiknas Nomor 81/D/O/2005. Selanjutnya Yayasan menentukan hari untuk Dies Natalis pada tanggal 1 Juli 2005 yang ditetapkan sebagai hari berdirinya Akademi Kebidanan Bakti Utama Pati.